



Klik gambar untuk perbesar
Sekelumit kisah bagian pertama
Putu Ira Sulastri, seorang perempuan Indonesia kelahiran Singaraja dari pulau dewata, yang nyasar ke negeri empat musim ini dengan embel embel klise: ikut suami. Saat sarapan bersama Edo, anak keduanya terbersit keinginan untuk membangunkan Enya (anak pertamanya). Ia dikejutkan oleh Enya yang sudah terbaring kaku, tak bergerak di atas tempat tidurnya.
=================
Desis lirihku mendadak sontak berubah jadi teriakan histeris. Kakiku ingin berlari tapi tak kuasa bergerak sama sekali. Hanya mataku yang terbelalak menatap ke atas tempat tidur, dimana Enya terbaring kaku. Sama sekali tak bergerak. Bahkan ketika kuguncang tubuhnya. Selimutnya tersingkap dan apa yang kulihat sungguh diluar dugaanku. Sungguh membuatku terpaku, tak kuasa berbuat apa-apa selain meneriakkan namanya dengan nelangsa.
“Enyaaaaa!!!!!”
***
“Apa yang terjadi?” tanya Evan yang baru tiba di ruang tunggu rumah sakit.
“Aku ngga tau! Mana aku tau! Darimana aja kamu? Kenapa baru muncul sekarang?” teriakku galau. Perasaan panik, takut, marah dan sedih berkecamuk dalam kepala dan dadaku yang terasa sesak. Saking galaunya, sampai sampai aku tak mampu lagi untuk berdiri.
Kisah selanjutnya dapat dibaca di link di bawah ini
4 MUSIM, 86 PURNAMA, 1 CINTA (Bagian 2)
Halo pembaca…
Dalam rangka terbitnya novel Kebaya Wungu, Zara mau bikin kuis.
Pemenang kuis sebanyak tiga orang masing-masing mendapat novel KEBAYA WUNGU gratis lengkap dengan tanda tangan dari ZARA.
Peraturan lomba :
1. Peserta harus subscribe di blog ini. Caranya klik di join via Google follow atau Networked blog (yang punya account facebook lebih mudah dengan yang ini) yang tersedia di blog.
2. Peserta membaca novel Cerita dalam Keheningan dan menjawab tiga pertanyaan via email (biar gak nyontek hehehe..) dan harus menulis kesan mengenai novel di blog.
3. Semua jawaban diterima sebelum tanggal 15 Agustus, pemenang diumumkan tanggal 17 Agustus. Dipilih tiga orang yang memberi kesan terbaik.
Pertanyaannya :
Baca novel CERITA DALAM KEHENINGAN
Ditunggu sekarang !
ini cover novel Cerita Dalam Keheningan biar gak bingung
Waktu baru menunjukkan pukul setengah enam pagi, namun matahari di musim panas sudah tak sabar ingin mengintip keluar dari peraduannya. Membangunkan setiap insan di belahan utara benua Amerika ini untuk segera memulai hari barunya. Termasuk aku, Putu Ira Sulastri. Perempuan Indonesia kelahiran Singaraja dari pulau dewata, yang nyasar ke negeri empat musim ini dengan embel embel klise: ikut suami.
Musim panas bukan masalah buat diriku, yang terbiasa bercanda dengan matahari pantai nan terik. Tapi musim-musim lainnya sering terasa terlalu dingin dan brutal untuk tubuh ukuran wanita asia yang minim lemak ini. Tulang kecil, begitu kata almarhum nenekku Ni Ketut. Gampang masuk angin, rentan pada suhu dingin. Musim semi, musim gugur dan terutama musim salju yang kulewati selama lebih dari 86 purnama di Kanada, terasa telah mengikis hampir habis persediaan energiku.
klik link di bawah untuk melanjutkan kisahnya.
